Showing posts with label Filosofi Barat. Show all posts
Showing posts with label Filosofi Barat. Show all posts

Thursday, 9 February 2012

Pythagoras dari Samos 570–480 SM

PythagorasDiperkirakan lahir pada pertengahan abad ke-6 SM, Pythagoras dikenal dengan hukum segitiga hasil pemikirannya. Pythagoras sama seperti Socrates, tetap menjadi figur “bayangan” yang tidak pernah menulis biografi diri dan lebih menyerahkan kepada murid-muridnya untuk merekam ilmu serta pemikirannya. Selain filosofi, Pythagoras juga memiliki ketertarikan terhadap mistis; aliran mistis yang ia perkenalkan, sampai saat ini merupakan sebuah ritual pemujaan dan doktrin yang aneh. Doktrinnya antara lain bahwa pemujaan = puasa = bersemangat. Ia juga mengakui adanya reinkarnasi dan perpindahan jiwa; Pythagoras jugalah orang yang paling bertanggungjawab terhadap ilmu numerologi yang kemudian dipopulerkan oleh Nostradamus.

Menurut Pythagoras, sifat dasar dari suatu realita adalah nomor. Pemikirannya ini sebenarnya diilhami oleh teorinya tentang musik, dimana ia membuktikan bahwa jeda antara nada-nada musik dapat dinyatakan sebagai rasio perbandingan diantara empat integer (bilangan bulat) pertama (nomor satu sampai empat). Bagian dari ajaran “agama” Pythagoras menyatakan bahwa musik membawa pengaruh yang besar terhadap jiwa, meresap ke dalam struktur alam semesta; ajaran bahwa nomor adalah sifat dasar daripada realita menyebar dengan sangat cepat dan mempunyai banyak pengikut.

Pengikut Pythagoras memuja pola numerik yang spesifik yang dinamakan “tetractys of the decad”. Diagram tetractys menggambarkan empat nomor pertama dalam sebuah segitiga yang tediri dari 10 titik.

image

Segitiga dan nomor 10 = masa sepuluh tahun (the decad) = objek pemujaan pengikut paham Pythagoras. Dalam pemikiran Pythagoras, angka 10 merupakan angka yang sempurna karena ia terbentuk dari empat integer pertama seperti yang ditunjukkan dalam gambar diatas. (Perhatikanlah bahwa setiap sisi dari segitiga tersebut tersusun dari empat titik yang kemudian totalnya ada 10 titik dan membentuk segitiga yang sempurna). Bilangan-bilangan bulat tersebut dianggap merepresentasikan ide-ide fundamental = nomor satu merepresentasikan titik, nomor dua- garis, tiga - permukaan, empat - kekuatan. Lebih jauh lagi, ia menganggap bahwa ada 10 bagian terpenting di alam semesta = lima "planet", matahari, bulan, bumi, dan kekuatan yang misterius dan tidak tampak.

Setelah kematiannya, pengikut Pythagoras terpecah menjadi dua aliran, yaitu yang memepertahankan ajaran agama dan mistisnya, dan golongan yang kedua adalah melestarikan pemikiran-pemikiran matematika dan scientific-nya. 

Thales dari Melitus

Thales yang kira-kira lahir pada 620 Sebelum Masehi (SM) dikenal sebagai filosuf pertama pada masa Yunani kuno, ia berasal dari Melitus yang saat ini merupakan bagian dari Turki. Melitus pada masa itu merupakan pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan filosofi. Thales adalah pemikir pertama yang mencoba untuk menjelaskan banyak fenomena-fenomena alam yang relevan dengan ilmu sains modern. Herodotus memujinya karena telah dengan tepat meramalkan terjadinya gerhana matahari pada 585 SM bersamaan dengan terjadinya perang antara Medes dan Lydians. Pemikiran dan kecerdasannya telah membuatnya dianggap sebagai ilmuwan alam dan filosuf analitis dalam sejarah intelektual Barat.

thales-miletusThales juga menunjukkan bakat sebagai seorang enterpreneur, dengan kepandaiannya memeras minyak zaitun  sebelum dipanen; hal ini sebenarnya bisa saja mengantarkan Thales menjadi kaya raya, tetapi dia memilih untuk mengabdikan hidupnya untuk ilmu dan filosofi Yunani kuno pada abad ke-7 SM.

Menurut pandangan Thales, air adalah dasar pertama kehidupan dan materi di dunia. Dengan mengamati bahwa air dapat menguap dengan proses penguapan dan dapat menjadi padat dengan proses pembekuan, bahwa dia juga melihat bahwa seluruh kehidupan memerlukan dan didukung dengan embun dan air, maka dia menganggap bahwa terdapat prinsip sebab akibat di belakang seluruh kejadian alam. Bahkan dia juga menganggap bahwa gempa bumi disebabkan oleh bebatuan bumi yang dihempaskan oleh air, sama seperti sebuah kapal yang bisa dikoyakkan oleh ombak lautan. Satu hal yang menarik, sekaligus bukti fitrah manusia yang nyata, Thales menganggap bahwa pusat segala di dunia ini adalah Tuhan, dan bahwa Tuhan ada di setiap sisi dalam kehidupan; sebuah pandangan yang kemudian mengilhami munculnya sejumlah agama-agama di beberapa peradaban pada saat itu, yang paling dikenal saat itu adalah munculnya agama Budha di India.

Sunday, 5 February 2012

JOHN ADAMS (1735-1826), POLITIKUS & PRESIDEN AMERIKA SERIKAT

JohnAdams_2nd_US_PresidentJohn Adam terlibat secara aktif dalam revolusi Amerika dan mempunyai kontribusi yang besar dalam Declaration of Independence (kemerdekaan Amerika Serikat) dari Inggris Raya, dan merupakan Duta Besar pertama Amerika Serikat untuk Inggris. Adam mengalami kekalahan dalam putaran kedua pemilihan presiden atas Thomas Jefferson. Kekalahan John Adams salah satunya dipicu oleh keterlibatannya dalam mempelopori Alien and Sedition Acts, yang bermaksud menekan kebebasan pers yang kritis terhadap pemerintahannya. Situasi ini cukup membantu Thomas Jefferson untuk mengalahkannya dalam pemilihan presiden pada awal 1800-an. John Adams juga merupakan pembangun dinasti politikus di Amerika Serikat, termasuk John Quincy Adams (presiden ke enam US), Charles Francis Adams (Diplomat US), dan Henry Adams (sejarawan US). Sebagian besar keturunannya merupakan keluarga terpandang di US baik dari segi public maupun bisnis. John Adams menulis dua buku tentang teori politik yaitu, Defence of the Constitutions of the Government of the United States (1787) dan Discourses of Davila (1791).

Mendukung pandangan tentang dasar sifat manusia dari kaum Puritan, Adams berpendapat bahwa manusia pada dasarnya mempunyai keinginan untuk berbeda dari yang lain atau mempunyai kelebihan dan dipandang terhormat di hadapan manusia lain. Ego manusia dan kebangaan dalam pandangan tradisional Kristen, membuat manusia berusaha mencari kehormatan, kebanggaan dan prestasi dan menguasai orang lain; yang kesemuanya dapat menyebabkan konflik antara satu sama lain dan ambisi besar. Masyarakat yang terstruktur dan pemerintahan seharusnya dibangun untuk mengontrol ambisi yang berlebihan, terutamanya ambisi si kaya untuk menguasai si miskin, keangkuhan orang yang berilmu, kedengkian terhadap orang yang terkenal dan terpandang di masyarakat.

Adams cenderung menganut politik aristocrat (seperti bentuk pemerintahan di Inggris) daripada demokrasi; sementara rakyat US sendiri lebih menginginkan system equalitarian yang dipromosikan oleh Thomas Jefferson. Demokrasi yang murni menurut Adam dapat merusak masyarakat US, karena masyarakat (yang pada masa itu sebagian besar miskin) akan berusaha mendistribusikan kekayaan di kalangan mereka sendiri; dalam demokrasi jula, menurut pandangan Adam, kekuasaan pemerintah akan ada di tangan rakyat, padahal masa itu rakyat cenderung miskin dan bodoh, mereka akan melakukan segala cara untuk mendistribusikan kekayaan dan kekuasaan di kalangan mereka sendiri, jika kekuasaan ada di tangan orang-orang yang bodoh, maka kondisi dan situasi negara yang stabil tidak akan tercapai. Dan masih menurut Adams, bentuk pemerintahan yang aristokrat adalah pilihan terbaik, karena dipimpin oleh seorang dari latar belakang keluarga yang terpandang (dari segi pendidikan dan kekayaan). Adam menganggap bahwa hak terhadap private property sama pentingnya dengan hukum Tuhan.

Reference : bla bla bla